Pernah merasa seperti hanya anda yang diasingkan oleh dunia? Saya sering. Terlalu sering. Entah hanya perasaan saya atau memang itu kenyataannya. Saya merasa terabaikan. Dianggap tak ada. Dan ketika saya berbicara seperti tak ada yang mendengarkan.
Better be alone than lonely. Iya kan? Alone, means practically theres no one around you. Its different with lonely. Kesepian, sebanyak apapun orang di sekitar anda, mungkin anda masih bisa merasakannya. Sendiri adalah keadaan fisik, sementara kesepian adalah keadaan mental.
Apakah mungkin karena kelakuan saya yang membuat saya sering merasa diabaikan? Atau saya yang terlalu sensitif? Ketika tidak diberi perhatian sedikit sudah merasa diabaikan. Childish, I know.
Frankly speaking, saya bisa sangat berlarut-larut ketika merasa tidak enak seperti ini. Dan saya adalah tipe yang tidak bisa langsung berbagi dengan orang lain tentang rasa saya yang sesungguhnya. Saya cenderung memendam ketika mempunyai masalah. Sedikit enggan untuk bercerita dengan seseorang. Bahkan kepada orang tua saya. So here I am, talking to myself via this blog. Sedikit bodoh mengetahui kenyataan bahwa blog adalah tempat umum yang berbagai macam orang bisa membukanya dan sebelumnya saya menuliskan saya tidak bisa berbagi masalah dengan seseorang. How fickle. Karena dari awal saya berpikir blog saya tidak akan ada membaca,so all this posts was made to be read by me only. Mungkin kurang lebih seperti itu.
No comments:
Post a Comment