Selalu bersyukur. Itu yang selalu saya pegang.
'Jangan percaya kalo ada makanan yang dibilang enak sama Bekti. Dia mah semua mua dibilang enak'
Bukan sekali dua kali saya 'dibegitukan'. Kadang ketika mood kurang baik, bisa terasa menyakitkan. Tapi di banyak kondisi, saya bangga dengan hal itu; menilai semua hal terasa nikmat (termasuk makanan contohnya).
Karena saya percaya, rasa syukur akan menambah nikmat.
Misalnya tentang makanan. Sudah makanannya tidak enak, ditambah lagi menyantapnya sambil ngedumel protes dan komentar a sampai z. 'Duh kok keasinan sih', 'Aku kan pesen pedes, ini kenapa jadi manis makanannya', 'Ini nasi apa batu sih keras amat', dan sebagainya. Akan berbeda dengan kita berpikir positif 'Alhamdulillah makanannya keasinan, jadi bisa ngelawuhi (jadi lauk.red)', 'Untung makanannya gak kepedesan, perut jadi ga perlu mules', dan sebagainya.
Karena protes dan komentar tidak akan mengubah apapun.
So let's just giving our best syukur to everything. Berpikirlah sepositif mungkin bahkan dalam keadaan seburuk apapun. Percayalah akan selalu ada hal baik dibalik setiap hal buruk yang kita alami. Saya percaya, dengan rasa syukur, Allah akan menambah nikmat yang diberikan pada kita.
No comments:
Post a Comment