Mempunyai sangat banyak
amanah. Entah bagaimana ceritanya. Dan saya berharap segala amanah ini segera
terlaksana dan terselesaikan. Walau pada kenyataannya perjalanan menuju ke arah
pelaksanaan lumayan terjal dan butuh pengorbanan banyak. Rasanya ingin
melepaskan segala tanggung jawab yang saya pegang. Tapi pengecut gak akan maju
kan ya. Ini yang saya tulis di twitter saya pagi ini. Rasanya ingin kembali ke
indahnya leyeh-leyeh di jaman SMA. Tapi berarti gak ada bedanya saya yang
sekarang dengan yang dulu. Rasanya ingin menghilang sejenak. Tapi lagi,
pengecut namanya.
Kembali disadarkan betapa
yang namanya hidup itu gak mudah. Merasa hidup mudah berarti sebenarnya
seseorang itu gak hidup. Mati aja masih ada susahnya. Apalagi hidup.
***
Dan sepertinya
akhir-akhir ini saya sedikit futur. Tau futur kan? Semacam kemunduran dalam hal
diin. Saya kembali sedikit menjadul. Menjadi diri saya yang dulu. Yang shalat
terlambat, yang shalat sunnah sering tidak mengerjakan, yang al-ma’tsurat
keteteran, yang bahkan kadang meninggalkan shalat wajib. Astaghfirullah. I’ve
read someone’s twit that said ‘gimana sih caranya ngobati futur?’ ‘kowe
googling wae video sakaratul maut’ JLEB. Thats truly right. Tapi gimana sih
ntar jadinya ketika semuanya dikerjakan hanya karena ketakutan semata? Tapi tanpa
ketakutan itu gak bakalan dikerjakan apa-apanya. Nah lo.
***
***
Suatu sore—lagi—di sebuah kafe jalan kaliurang.
“eh itu kan yang trio macan suka gombal itu bukan?”
“hah? itu sih waktu kita fnmd. ini beda”
Gotcha. Got his ‘kebocoran’. Serapi-rapinya seseorang menata files dalam
otaknya, tetap saja ada sedikit yang tercecer.
***
H-1 tentamen perdana. Tentamen. Ujian anatomi. Dan. Itu. Saya. Bleng. Masih
belum tau bagaimana nasib saya nanti. Sementara persiapan masih 10%. Laa haula
wa laa quwwata illa billah.
***
SKALA PRIORITAS. Mana penting urgen. Mana penting. Mana urgen. Jadi yang
mana Nik yang penting urgen, penting, dan urgen? Nah. Ini yang masih kelabakan
saya bagi. Banyak what if’s yang bermunculan di otak. ‘If’ yang belum bisa diwujudkan.
Ingin segera mem’was’kan ‘ifs’ yang ada.
why do i always suck at giving a title. ergh.
No comments:
Post a Comment