'Semacam memasang jaring
kemudian memilah ikan mana yang potensial untuk diambil. Dan itu sialan banget.' - Nikma Kurnianingtyas Bekti
Lebih gobloknya lagi,
sudah tahu dan sudah sadar terpancing tetap saja dengan pasrah nyangkut di
jaring. Goblok.
Kenapa gak berusaha untuk
lepas dari jaringnya sebelum sempat terambil? Sudah. Sudah dicoba. Tapi mungkin
memang usahanya masih kurang untuk melepaskan diri. Ego masih ingin menang dan
mengalahkan logika yang seharusnya lebih dikedepankan.
Ah lawas. Katanya udah
biasa aja? Katanya udah hilang rasa? Katanya udah move on? Mana buktinya? Payah.
Omong doang.
'Ternyata kalo ada orang ngasi harapan, jangan terlalu berharap lebih' - Swaragama FM. I blame this radio channel that made a topic about 'harapan palsu'. Nahlo. Entah mengapa sedikit ngepas dengan keadaan saya sekarang. Ah masak? Mungkin.
Ish apa-apaan ini satnite
post dan isinya galau. Payah.
If only I could do something to the fisherman. Ashmboh. Malah tambah kumat. Bleh.
Oke. Selamat malam para
ikan. Stay strong, stay sane. Last word, its you, the one who'll choose your own 'jaring' and 'nelayan'. Semoga mendapatkan yang terbaik fishes.
No comments:
Post a Comment