Saturday, April 29, 2023

sleepless night

Tidak bisa tidur. Banyak yang dipikirkan. Tanpa sadar mengkomparasi. Salah memang. 

Terpikirkan hutang. Tabungan yang masih kurang untuk melunasinya. Percaya rejeki di tangan Tuhan. Tapi harus dijemput dan diminta. Saya baru sampai di tahap hanya bisa meminta, belum bisa menjemput. Sedang berpikir bagaimana caranya.

Menjadi beban dan merepotkan. Itu saya. Belum menemukan panti yang bisa menampung. Sudah menemukan rumah sakit yang kemungkinan bisa menampung. Hanya 14km dari rumah melalui tol. Sudah menginfokan jikalau perlu dan saya semakin menjadi beban dan merepotkan, maka tempat tersebut bisa menjadi alternatif.

Telan semua sendiri. Tolong berhenti menjadi beban dan merepotkan.

Mempelajari masa lalu. Yang terjadi dahulu, bisa saja terjadi pada saya di masa kini atau masa depan. Tidak menutup kemungkinan. Maka tolong pahami dan ikhlaskan kemungkinan tersebut. Latar belakang yang banyak kemiripan. Bisa saja terjadi pada saya. 

Children see, children do. Anak yang melihat hal tersebut saat ini menjalaninya bersama saya. Ketika anda mengatakan hal tersebut karena melihat bagaimana orang tuanya, lantas apa kabar saya yang saat ini dibersamai dengan sosok yang melihat hal tersebut? Saya hanya bisa mencoba ikhlas dan tawakkal. 

Terbayangi dan susah menampik cerita masa lalu. Untuk anda itu masa lalu, untuk saya? 

Pasrah. Saya sudah tidak tau bisa berbincang dengan siapa. Saya pikir tidak perlu lagi topeng di kehidupan saya saat ini. Ternyata masih diperlukan. 

Saya lelah. Tapi saya akan menunjukkan saya kuat. The other have it worse than me. Cuma segini saja, seharusnya saya bisa kuat.

No comments: