Saturday, March 28, 2015

Sedang Ingin Menyampah

First post using my Galaxy A5. Hay there.

Baru saja saya memposting tulisan yang terpending di draft. Dan di situ saya menuliskam tentang seseorang. Kemudian saya sadar, saya kembali disadarkan dengan saya sendiri. Dengan segala yang telah saya lakukan.

November 2013, awal dari segala kebodohan saya hingga 2015 ini. Ketika saya mencoba bermain dengan hal yang tidak sepantasnya dipermainkan. Saya mencoba mengganggap ini semua hanyalah hal biasa. Namun seiring berjalannya waktu, kebiasaan yang ada menjadi tidak biasa. Untuk saya. Entah bagaimana untuk anda atau siapapun di luar sana.

Cerita berlanjut di Juli 2014. Saya kembali terjerembab di kisah yang nyaris sama. Mirip. Dengan sedikit karakteristik yang berbeda. Namun dengan saya yang masih tetap sama. Tetap tidak jelas. Dan lalu segala kisah terus berlanjut hingga menginjak pergantian tahun, 2015.

2015 tidak juga mendewasakan saya. Saya justru semakin bodoh dan semakin tidak paham ke mana harus melangkah. Layaknya itik yang kehilangan induknya, saya berjalan tanpa arah. Di satu saat berjalan ke arah kanan, di satu saat berbelok kiri. Namun jalan mana pun yang saya ambil tidak juga sampai ke tujuan. Karena saya pun tidak tau kedua jalan yang saya tempuh akan membawa saya ke mana.

Saya berkali-kali mengingatkan diri saya bahwa masih banyak jalur yang bisa saya ambil. Bahwa mungkin bukan jalur kanan maupun kiri yang akan membawa saya sampai ke tujuan saya. Namun entahlah, saya seolaj terjebak di jalur yang ada tanpa mengerti bagaimana bisa keluar. Dan sejujurnya pun saya masih tidak ingin untuk berpindah jalur. Karena jalur yang ada terasa 'aman' dan 'nyaman'. Terlanjur aman dan nyaman.

Saya perlu peta. Saya perlu memperjelas ke mana arah saya menuju di akhir nanti. Saya perlu fokua untuk mencapai tujuan.

Tapi ego saya masih menahan saya untuk tetap berjalan di jalur yang ada. Jalur yang aman dan nyaman.

No comments: