Despite of all the fun and the laughs, I felt disappointed. Kecewa dan sakit hati. Walaupun kita satu tubuh, satu suara, atau apalah satu yang lain, tapi apakah keputusan internal dalam tubuh kita bisa seenaknya dilakukan sepihak?
Jujur saya sempat kaget dengan keputusan yang ada.
'Loh kita udah fix kan?'
Fix? No one even tell me the final answer.
Sakit hati. Rasanya saya diberikan keputusan 'memaksa' tanpa menanyakan dulu pendapat saya. I mean, sedikit banyak ini berhubungan dengan amanah yang saya pegang pribadi. Banyak deng. Gak cuma sedikit banyak.
Kecewa. Karena mungkin masih banyak di antara kita yang belum bisa dengan cerdas menempatkan diri kita pada amanah yang ada. Masih terlalu sering ego kita menang di atas kewajiban kita. Mungkinkah alasannya karena 'ini kan bukan amanah yang saya pilih, orang-orang lain lah yang memaksa saya untuk menerima amanah ini'? Tapi bukankah itu sudah sekian bulan lalu ditriggerkan? Tidak bisakah kita mulai menerima dan bersikap sesuai amanah yang kita emban?
Pun saya masih sering seperti itu. Karena itulah saya sangat butuh tim yang saling menguatkan satu sama lain. Saling mengingatkan. Saling mengajak ke jalan kebenaran. Tidak hanya tim yang bisa kompak cuma di saat bersenang-senang. Itu namanya bukan tim, tapi geng.
Teruntuk tim SC-ku tercinta. Maaf seandainya sampai sejauh ini pun saya belum bisa menjalankan amanah saya dengan baik. Terima kasih sudah menjadi tim SC yang paling luar biasa yang pernah saya punya; well, memang hanya akan punya satu sih agaknya HAHA. Sungguh saya sangat ingin kita bisa selalu ada satu sama lain, bukan hanya ketika masalah datang, bukan hanya ketika salah satu dari kita membutuhkan sesuatu, tapi selalu ada untuk kebaikan bersama, dan yang pasti kebaikan MMSA.
Dan terima kasih untuk first weekend di 2014 ini yang sangat luar biasa. Hope we're gonna have another great great great time together :)
No comments:
Post a Comment