Nepotisme. Judgement. Reasoning.
Ketika anda berkata segala pantangan yang ada, sadarkah bahwa banyak dari yang anda katakan itu datangnya dari anda sendiri? Ironis. Lucu.
***
Brace yourself darl. Siapa yang tempo hari berisik dengan 'topeng'? Sementara kenyataannya anda lah yang dengan sangat luar biasa awet merawat 'topeng' yang anda pakai. Ironis. Lucu.
***
Cangkemmu memang luar biasa. Hebat. Luar biasa, tapi kosong. Hebat berkonsep, rusak di eksekusi. Ironis. Lucu.
***
Ever heard Living in a World without You? Nah. That's my soundtrack for you. Sementara actually saya gak pintar berkonsep dan anda bisa. Means I can't think that much about something in concept. Tapi saya juga mungkin tidak bisa bertahan lama dengan anda. Jadi, anda masih dibutuhkan, tapi saya tidak tahan. Ironis. Lucu.
***
'Aku gak butuh kamu ngomong masalah lagi, masalah lagi. Aku butuh solusinya'
While you, yourself, don't even give any solution in any case. Ironis. Lucu.
***
Karena rasa gak pernah bohong. Yup. Tinggal gimana kamu mengcover rasa itu dengan baik dan mengekspresikannya dengan cerdas. Tapi ternyata tidak mudah ya?
'Aku tu sebel banget sama dia. Dia tu gak pernah jelas. Aku tau semua kebaikan dia itu dusta belaka. Gak suka aku sama dia.' Sementara segala kalimat bencimu kamu ungkapkan dengan senyum tersipu. Ironis. Lucu.
A random night. Scratch. A random dawn. With some random people. Random thought. These ironic things. Lucu.
No comments:
Post a Comment