Entah kenapa dan entah bagaimana hari ini banyak sekali
mendapat pelajaran berharga. Though actually theres no lecture at all *praise
the lord*
Terima kasih karena telah mau menceritakannya pada saya. Walaupun
mungkin belum semua. Dan walaupun anda jadi punya pandangan baru yang lain
terhadap saya. Atau mungkin terhadap beberapa orang lainnya. Tapi terima kasih.
Being able to heard your stories is honestly really meant for me. Thank you.
Terima kasih karena sudah mau mempercayakan cerita anda pada
saya. Semoga dengan adanya aksi dari anda, saya bisa bereaksi dengan tepat atas
semua ini.
Maaf ternyata selama ini saya seperti timbunan kesalahan
yang mungkin memberatkan anda dan atau teman-teman lainnya. Intinya terima
kasih.
Saya tau tidak mudah untuk melanjutkan dan mempertahankan
kepercayaan yang sudah ada. Tapi insya Allah saya mencoba.
Dan tentang ekspektasi anda, actually I’m still wondering how
big is yours. Seberapa besar ekspektasi anda. Entah terhadap saya, atau
terhadap hal lain yang terkait antara saya dan anda.
Kemudian perspektif anda. Ini juga sangat membuat penasaran.
Entah semakin positif atau negatif, tapi apapun itu, saya berharap anda
memakluminya. Kalaupun negatif, saya berharap mungkin anda bisa membantu
memperbaikinya.
Anda bilang tidak terlalu suka dengan orang yang berlebihan
meminta maaf kan? Karena untuk anda, yang lalu sudah terlanjur terjadi. Tapi sekali
ini, saya ingin meminta maaf. Dan semoga ini maaf berlebihan saya yang
terakhir. Means saya mencoba dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi.
Maaf dan terima kasih. Two magic words.
No comments:
Post a Comment