***
haloo? gak cuma saya lo ya. masih banyak orang lain yang mungkin juga iya. dan bukan hanya di lingkup kecil saja. luas. terlalu luas. nyaris tanpa batas. dan anda sudah khawatir hanya dengan di lingkup kecil ini saja? apa kabar lingkup besar woy. this.
***
sejujurnya hanya butuh menumpahkan semuanya ke sesuatu. lebih enak ke seseorang mungkin. tapi kadang persepsi orang yang menerima tumpahan juga gak bisa ditebak kan ya. daripada jadi gimana, mending ke sesatu saja.
***
kadang jadi sedikit gak nyaman. kadang kepikiran, masih mau diterusin? masih mau nyoba merjuangin? meanwhile saya tau keadaan sulit untuk diubah. tapi terlanjur gak enak. terlanjur tercipta keadaan yang seperti ini. terus mau diapakan lagi? satu-satunya jalan ya itu tadi, diterima. dipaksa jalanin. walaupun tau this isnt worth it at all.
awalnya bagus kok. biasa aja. mulus. makin ke sini, loh kok makin gini? ini salah siapa ya? ya gak baik juga kalo menyalahkan siapa. ditelaah lagi, sejak kapan ya mulai salah? sejak kapan ketidaknyamanan ini muncul? makin dipikir, makin banyak pertanyaan, dan justru makin kabur jawaban. terus gimana? yasudah. terima saja. walau kadang at the peak, when it reach the highest boiling point, mau gak mau resistensi dari masing-masing pihak jebol juga. dan siapa yang paling dirugikan? both.
***
'udah puasin aja dulu nangisnya. ntar habis itu pasti lega.' thats what people usually said to someone who get stressed. begitu juga saya. saya dengan mudah bisa berkata seperti itu pada seseorang untuk menenangkannya.
kenyataannya? saya susah untuk menangis. jadi apa yang sedang saya pikirkan, hal apapun yang bikin saya sesak, gak bisa buat saya los-kan. nyangkut. nyesek. sering iri dengan mereka yang bisa nangis dengan mudah. ada kan ya riset manfaat menangis. nah itu. nangis isnt that bad. asal gak frequently aja dilakukan cuma gara-gara hal gak penting. nangis indeed necessary. enak gitu kayaknya kalo ada sesuatu, terus nangis, terus udah jadi lebih enakan rasanya.
nagis juga kadang bisa mengubah opini publik. nangis kadang, well sering, menciptakan image lemah dan butuh pembelaan. dan publik jelas hanya mengetahui superficial. mereka akan memihak pada yang terlihat lemah. tanpa tahu sebenarnya pihak manakah yang benar. well they dont give a shit juga sih. jadi salah siapa gak bisa nangis dan jadi terlihat tidak butuh pembelaan? haha.
***
and every words youve ever said, still remain in my mind. banyak yang bisa jadi bumerang buat anda. hati-hati.
you said its good, but you never show that you appreciate it. thats just one of all your amazingly awesome words. banyak lagi yang masih saya ingat tapi sayang sekali tidak mungkin saya tumpahkan di sini.
manusia teori. tanpa sengaja, dan mungkin juga anda tidak sadar, itu image yang anda ciptakan. anda punya banyak teori hebat dengan kata-kata yang luar biasa. tapi mana bukti setiap ucapan anda?
***
kemudian saya sadar. ah iya ya. ke mana anda selama ini? dan ternyata anda sendiri pun sadar, ke mana saja anda selama ini?
sebenarnya apa yang anda lakukan jika anda tidak ada di sini? apakah ternyata anda memiliki amanah lain yang mungkin lebih urgent dan penting dibandingkan hal kecil macam ini? padahal anda berkali-kali sudah sadar loh. tapi mungkin memang kurang bisa ya menjaga kesadaran. manusiawi kok.
***
No comments:
Post a Comment