Saturday, September 24, 2011

Selamat Menempuh Hidup Baruu


Genap seminggu saya menikmati atmosfer baru di asrama UMY a.k.a. UNIRES. Saya mulai mengerti beberapa karakter asli dari teman-teman yang insya Allah akan meramaikan ‘rumah’ baru saya kurang lebih setahun ke depan. Ada yang sepertinya begini ternyata begitu, ada juga yang tidak tampak bergini tapi ternyata begini. Jadi bagaimana rasanya? Campur aduk. Secampur aduk lingkungan baru saya.
Tambah lagi aliran Islam yang ada. Men, saya yang masih awam ini rasanya cengok banget tiap di lorong asrama ada semacam forum kecil-kecilan. Ada yang NU, Muhammadiyah, dan yang tidak jelas seperti saya ini. ah yasudahlah.

Dan sekali lagi saya dihadapkan pada keadaan di mana saya harus memakai topeng saya yang lain dengan baik dan benar. Gak ada yang salah kan dengan pemakaian topeng kalo tujuannya baik? Sebut saja white lie. Tsah. Oke mungkin bukan topeng ya, tapi apa deh yang berkesan baik sebagai pengkarakteran awal. Masak iya belum kenal udah maen atos aja. Gak etis dong ya. Kayak di artikelnya seoulbeats.com yang bahas tentang how idols made to be dumb. Para idol di Korea sana dicetak dengan tampilan ‘bodoh’ supaya bisa menarik perhatian para fansnya. Belum jelas ya?

Jadi begini, para idol ditraining agar mereka bisa seminimal mungkin menunjukkan sisi buruk mereka. Apa ya sebutan kerennya? Turn off things mungkin? Maksudnya hal-hal yang bikin ilfil ditekan sesedikit mungkin. Misal nih ya, ke-soktau-an mereka. Siapa sih yang suka kalo misalnya ketemu kenalan baru dan mereka udah act like they know it all. Malesin kan. Nah itu yang coba dihilangin dari para idol. Terus misal lagi ke-blakblakan-an. Nah lo gimana nulisnya. Sempat ada berita idol ‘x’ yang posting via social networkingnya how he didnt like something and he criticized it. Gimana reaksi fans? Kontroversial jelas. Anti fans pun membanjir.

Nulis sepanjang itu tadi emang ada hubungannya dengan saya? Ada dong. Jadi ceritanya saya mencoba mengadaptasi metode act dumb mereka untuk menyelam ke komunitas baru saya. Jadi mungkin bukan sembarangan topeng yang saya pakai ya. Tapi topeng ‘bodoh’ dan ‘girang’ untuk menghindari yang nggak nggak. Coba seandainya anda kenalan dengan seseorang dan ternyata orang itu ujug-ujug udah main atos aja ke anda. Tau kan ini maksudnya atos gimana? Jadi semacam dingin gitu. Gak ramah lah. Jiper kan kita buat kenal lebih jauh dan dekat? Nah itu yang tidak saya inginkan.

So, welcome for my new mask(s)! Bertopeng gak berarti buruk lo ya. Kata Tuhan semua tergantung niatnya kan? Iya aja lah.

Wait. Sepertinya style menulis saya sedikit melenceng dari biasanya. Ya sudahlah. Be myself sajah.

Anywayy. Just have an interview test for MMSA recruitment. Doakan saya lolos ya kawans! Pengen begaulan dengan para foreigners nih. Niatmu, Nik.

No comments: